Penerapan Metode Demonstrasi Dalam Meningkatkan Motorik Anak Usia Dini (Studi terhadap Pembelajaran Materi Ibadah Salat Kelas A di TK Negeri Baitul Ghafur)

Authors

  • Ema Hayani TK Negeri Baitul Ghafur Author

Keywords:

metode demonstrasi, motorik anak usia dini, pembelajaran ibadah salat, pendidikan Islam, PAUD

Abstract

Perkembangan motorik anak usia dini merupakan aspek fundamental yang harus distimulasi secara optimal melalui strategi pembelajaran yang tepat, kontekstual, dan bermakna. Namun, praktik pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya pada materi ibadah salat di lembaga pendidikan anak usia dini, masih didominasi oleh pendekatan verbalistik dan ceramah, sehingga kurang memberi ruang bagi aktivitas fisik anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode demonstrasi dalam meningkatkan kemampuan motorik anak usia dini pada pembelajaran materi ibadah salat kelas A di TK Negeri Baitul Ghafur. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan secara kolaboratif dan partisipatif melalui dua siklus tindakan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, catatan lapangan, wawancara, dokumentasi, dan tes unjuk kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi secara sistematis mampu meningkatkan motorik kasar dan halus anak, meningkatkan keterlibatan aktif siswa, serta memperbaiki kualitas pembelajaran PAI yang sebelumnya bersifat pasif. Novelty penelitian ini terletak pada integrasi metode demonstrasi berbasis praktik ibadah salat sebagai media stimulasi motorik anak usia dini dalam konteks pendidikan Islam, yang selama ini lebih berorientasi pada hafalan dan kognitif. Penelitian ini merekomendasikan metode demonstrasi sebagai pendekatan pedagogis strategis dalam pembelajaran PAI di PAUD.

References

Al-Abrasyi, M. A. (1974). Dasar-dasar Pokok Pendidikan Islam. Jakarta: Bulan Bintang.

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Arikunto, Suharsimi. (2002). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta: Jakarta.

Arsyad, A. (2002). Media Pembelajaran. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Dale, E. (1969). Audio-Visual Methods in Teaching (3rd ed.). New York: Dryden Press.

Daradjat, Zakiah. (1981/1982). Metodologi Pengajaran Agama Islam. Proyek Pembinaan Perguruan Tinggi Agama: Jakarta.

Dimyati, & Mudjiono. (1996). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Fauzi, I., & Fitria, R. (2022). Efektivitas model pembelajaran think pair share terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan, 10(2), 150–160.

Furqon, A. (2016). Penggunaan media audio visual dalam pembelajaran PAI. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(2), 101–112.

Haditono, Rahayu Siti. (1982). Psikologi Perkembangan. Gadjah Mada University Press: Yogyakarta.

Hosnan. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.

Ibrahim, M., et al. (2000). Pembelajaran Kooperatif. Surabaya: UNESA University Press.

Jasmine, Sabrina. (2009). 171 Kutipan Motivasi Super Dahsyat. Diglodisa Media Baru: Yogyakarta.

Johnson, D. W., Johnson, R. T., & Holubec, E. (1994). Cooperative Learning in the Classroom. Alexandria: ASCD.

Kemmis, S., & McTaggart, R. (1988). The Action Research Planner. Geelong: Deakin University Press.

Lyman, F. (1981). The responsive classroom discussion: The inclusion of all students. In A. S. Anderson (Ed.), Mainstreaming Digest. College Park: University of Maryland.

Madya, Suwarsih. (2006). Teori dan Praktik Penelitian Tindakan (Action Research). Alfabeta: Bandung.

Moleong, Lexy J. (2002). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya: Bandung.

Muhaimin. (2012). Paradigma Pendidikan Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2005). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nasution, A., & Syah, N. (2024). The effectiveness of IT-based audiovisual media in enhancing Islamic religious education learning outcomes: A meta-analysis. Tadris: Jurnal Keguruan, 19(2), 210–230.

Pardjono, dkk. (2007). Panduan Penelitian Tindakan Kelas. Lembaga Penelitian UNY: Yogyakarta.

Putri, N., & Lestari, H. (2023). Improving elementary students’ English learning through think pair share. JSOSCIED, 4(2), 88–97.

Rahmawati, S., & Hasan, M. (2024). Improving student learning outcomes through audio visual media in Islamic education. Jurnal PPG, 3(1), 55–66.

Rasjid, Sulaiman. (1954). Fiqh Islam. Sinar Baru Algesindo: Bandung.

Roestiyah, N.K. (1992). Didaktik Metodik. Bumi Aksara: Jakarta.

Rohani, A., & Ahmadi, A. (1995). Pengelolaan Pengajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Rosyadi, Khoiron. (2004). Pendidikan Profetik. Pustaka Pelajar: Yogyakarta.

Rusman. (2018). Model-model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Sardiman, A. M. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Sari, D. P., & Rahman, A. (2019). The impact of think pair share model on mathematics learning outcomes. EduLearn Journal, 13(1), 45–52.

Slavin, R. E. (1995). Cooperative Learning: Theory, Research, and Practice (2nd ed.). Boston: Allyn & Bacon.

Soekamto, H., & Winataputra, U. S. (1997). Teori Belajar dan Metode-metode Pembelajaran. Jakarta: Ditjen Dikti Depdikbud.

Sudjana, N. (2005). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Suhartono, Suparlan. (2008). Filsafat Pendidikan. Ar-Ruzz Media: Yogyakarta.

Suprijono, A. (2010). Cooperative Learning: Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Surakhmad, Winarno. (1990). Pengantar Interaksi Mengajar-Belajar. Tarsito: Bandung.

Tafsir, A. (2004). Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Trianto. (2015). Model-model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta: Kencana.

Uno, H. B. (2012). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.

Usman, Basyirudin. (2002). Metodologi Pembelajaran Agama Islam. Ciputat Pers: Jakarta.

Usman, Uzer Moh. (2002). Menjadi Guru Profesional. Remaja Rosdakarya: Bandung.

Winkel, W. S. (1991). Psikologi Pengajaran. Jakarta: Grasindo.

Wiraatmaja, Rochiyati. (2004). Metode Penelitian Tindakan Kelas. Remaja Rosdakarya: Bandung.

Zeiri, Muhammad. (1999). Methodology Pengajaran Agama. AK Group dan Indra Buana: Yogyakarta.

Zubaidah, S. (2017). Keterampilan abad 21: Keterampilan yang diajarkan melalui pembelajaran. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, 1(1), 1–17.

Downloads

Published

2025-03-10

How to Cite

Penerapan Metode Demonstrasi Dalam Meningkatkan Motorik Anak Usia Dini (Studi terhadap Pembelajaran Materi Ibadah Salat Kelas A di TK Negeri Baitul Ghafur). (2025). Asesmen: Jurnal Pembelajaran Dan Riset Pendidikan, 1(2), 89-97. https://journal.putramaysa.com/index.php/Asesmen/article/view/269

Similar Articles

1-10 of 48

You may also start an advanced similarity search for this article.